Netflix Tutup Night School Studio dan Moonloot Saat Strategi Gaming Kembali Berubah
Netflix menutup dua studio game internal lagi, termasuk Night School Studio pengembang Oxenfree dan Moonloot Games yang berbasis di Helsinki. Langkah ini diambil saat raksasa streaming tersebut memusatkan kembali strategi gaming-nya pada judul-judul cloud, game anak-anak, pengalaman pesta, dan rilisan mainstream.
Machine-translated into Bahasa Indonesia. Read the English original.

Netflix melakukan perubahan besar lainnya pada divisi gaming-nya, mengonfirmasi penutupan Night School Studio dan rencana penutupan Moonloot Games sebagai bagian dari restrukturisasi besar bisnis game-nya.
Night School Studio adalah salah satu pengembang paling dikenal yang bergabung dengan operasi gaming Netflix. Didirikan pada tahun 2014, studio ini menjadi terkenal karena petualangan supernatural Oxenfree sebelum diakuisisi oleh Netflix pada tahun 2021.
Pada saat akuisisi, Netflix mempresentasikan Night School sebagai bagian penting dari upayanya untuk memperluas diri ke pengembangan game orisinal. Studio ini kemudian merilis Oxenfree II: Lost Signals pada tahun 2023 untuk Netflix mobile, PC, PlayStation, dan Nintendo Switch.
Keputusan Netflix untuk menutup pengembang ini diambil ketika perusahaan terus memikirkan kembali pendekatannya terhadap gaming. Alih-alih meninggalkan game sepenuhnya, Netflix semakin berfokus pada sejumlah kecil area yang dapat terhubung langsung dengan ekosistem hiburan yang sudah ada.
Strategi perusahaan saat ini memberikan penekanan lebih besar pada game anak-anak, game pesta, pengalaman naratif, dan judul-judul mainstream, sementara cloud gaming menjadi bagian yang semakin penting dari rencana-rencananya.
Moonloot Games juga terkena dampak restrukturisasi. Studio yang berbasis di Helsinki ini didirikan pada tahun 2022 tetapi belum merilis game secara publik sebelum rencana penutupan muncul.
Penutupan dua studio ini menambah daftar perubahan yang terus bertambah di dalam Netflix Games. Sebelumnya, perusahaan telah menutup studio pengembangan AAA internal sebelum studio tersebut merilis proyek pertamanya, menandakan bahwa Netflix menjadi lebih selektif dalam menentukan di mana mereka menginvestasikan sumber daya gaming-nya.
Bagi Night School Studio, penutupan ini menandai berakhirnya seorang pengembang yang sangat terkait dengan game-game berbasis cerita. Selain Oxenfree dan Oxenfree II, studio ini juga menciptakan Afterparty dan membangun reputasi untuk petualangan dengan dialog berat dan tema-tema supernatural yang khas.
Netflix Games sendiri tidak hilang. Sebaliknya, restrukturisasi terbaru ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang bergerak menjauh dari mempertahankan koleksi besar tim pengembangan internal dan menuju ke proyek-proyek yang dapat lebih langsung memanfaatkan basis pelanggan Netflix yang besar, franchise-franchise yang dikenal, dan teknologi cloud yang terus berkembang.
Latar belakang resmi tentang akuisisi Night School Studio oleh Netflix dapat ditemukan di halaman About Netflix.
Keep the signal
Community
Discussion · 0
Be the first to add a thoughtful response.